Selasa, 30 Maret 2010

"SEPI?"

Oleh : Adrian Agil Waskito

Karya terbaik 3 LUKH Maret 2010
Tema : Sepi

Kata Sang Pujangga Tua,

“Aku tak tahu apa itu sepi,” kata seorang pujangga tua. “Mengapa keheningan itu kau sebut sepi? Bukankah ia berpelangi, menari-nari bagai jari jemari yang tak berpenghuni?”

“Sendiri? Tidakkah itu lebih baik daripada cumbui denting nyayi? Benarkah itu sepi? Bukankah sendiri itu bagaikan mentari, melucuti tiap-tiap persona yang membelenggu diri?”

“Lalu kau sebut sunyi itu sepi? Mengapa tak kau biarkan sunyi itu berlari, dan terangi wajah-wajah yang tersembunyi? Bukankah sunyi itu layaknya duri-duri yang berguguran saat pagi kunjungi bumi?”

“Ah, lalu kau pasti bertanya apa itu sepi,” kata sang pujangga tua. “Sepi itu ada di dalam hati. Dimana kau tak pernah mengerti mengapa ia tak pernah sendiri.”

Tarian s e p i

Oleh : Noval Jubbek

Karya terbaik 4 LUKH Maret 2010
Tema : Sepi

Angin membaca tarian sepi di bibir gelas berisi cerita, mati. di atas meja yang tersenyum malu. menyentuh lembut kabut. menangkap basah rerumputan yang teggelam di mata malam.

kita menghadapkan dua bait tatapan. kau dengan gigil pagi dan siang, aku memeluk senja dan malam. lalu mata parang jatuh pada tubuh tumbang, menabuh perang. mataku dan matamu, pertempuran sengit, di langit.

Perbincangan kitalah yang tak dimengerti: tarian sepi selalu mati pada sunyi dalam hati. lihat, punggung bukit gemetar mencerna tubuh kita yang telah larut dalam tarian sepi. sepi yang tak hidup lagi.

Sepiku Karat

Oleh : Muhammad Hafis Ahmad Shafat

Karya terbaik 5 LUKH Maret 2010
Tema : Sepi

Sepiku besi
Menahan rembi
Menghantam mimpi
Tiada bertepi

Sepiku biru
Menghalbur haru
Membias kalbu
Terkuak waktu

Sepiku hitam
Menyatu kelam
Merapuh kejam
Temaram malam

Sepiku karat
Menyatu surat
Menapaki barat
Terikat sirat

Minggu, 28 Maret 2010

Untukmu Ibu

Oleh : Sabda Bumi

Karya terbaik 3 LUKH Jan 2010
Tema : Cinta

duhai dikau sebab aku ada
dengan cintamu ku kenal cintaNya
lewat sayangmu ku gapai dua dunia
engkaulah sebab berkah ridhaNya

duhai dikau pahlawan hidupku
terlihat jelas gurat lelah di wajahmu
jejak peluh dan air mata terukir di senyummu
kau gadaikan bahagiamu untuk aku anakmu

duhai dikau malaikat pelindung
erat pelukmu tempatku berlindung
rangkum aku dengan segenap kasihmu
kaulah sandaran saat tertatihku

duhai dikau dua mataku
ini aku bersimpuh di depanmu
mohon restu dan senyum ridhamu
berkati jalanku yang mungkin berliku

Cinta

oleh : Noval Jubbek

Karya terbaik 2 LUKH Jan 2010
Tema : Cinta

dari semalam
jejari kelu hendak menulis dan menuntas
apa itu cinta dan tentang cinta
meski aku menguatkan imaji
masih saja cinta yang aku ingini tak kunjung menari
pada ukiran hati

terpakasa kutulis pagi ini
mengingat seribu dan entahlah berapa banyak kenang itu
yang aku ingat sepagi ini
cinta itu lahir dari rahim kupu...
dengan sembunyi dalam sunyi melukis wewarna
pada setiap lekuk dan kepak sayapnya
sungguh terasa sempurna nan indah, ingatku akan cinta

ada pula makna beda
ketika masih berbangku remaja
aku merasa cinta itu tak lebih dari hianat
seperti angin yang sering mengibuli waktu
atau mendung yang menakuti dengan kelamnya
pula bulir hujan yang tak berwarna
kenangku cinta itu hampa saja

tapi kali ini beda
aku benar memetik cinta yang penuh makna

c i n t a..
adalah AKU
lalu Kau, Kita dan Mereka
lahir sempurna dari titik sunyi Tuhan

(2009)

Ku Tulis Engkau Malam

Oleh : Elly Simanjuntak

Karya terbaik 3 LUKH Feb 2010
Tema : Malam

Ku tulis namamu malam
kau pun mendesah
lalu lelap terdiam
Di gelapmu ku genggam dendamku,ku pendam rinduku
Ku lepas gairah nafsu senyapmu di angkasa temaram tak bertepi
dan kau sebut diriku maut
Malam... inikah batas kita?

Ketika ku panggil namamu malam
kau pun sontak berteriak geram
dan setelah itu... bisu !